Cara Membuat Brand Guideline yang Mudah Dipakai Tim
Pelajari cara membuat brand guideline untuk menjaga konsistensi logo, warna, tipografi, gambar, dan komunikasi di semua kanal brand.
Habib
team
Satu tim menulis caption dengan bahasa santai, tim lain mengirim email yang sangat formal, sementara balasan layanan pelanggan terdengar seperti merek berbeda. Situasi ilustratif ini menunjukkan mengapa brand voice perlu dipahami bersama, terutama ketika banyak orang berkomunikasi atas nama bisnis.
Brand voice adalah karakter yang terasa dalam cara sebuah merek berbicara dan menulis. Artikel ini membahas cara merumuskannya, membedakan voice dari tone, dan membuat panduan singkat yang membantu tim menerapkannya di berbagai situasi.
Brand voice menggambarkan karakter dasar komunikasi yang relatif konsisten. Tone adalah penyesuaian cara penyampaian berdasarkan situasi dan keadaan pembaca.
Mailchimp, dalam panduan Voice and Tone, menjelaskan pembedaan ini melalui contoh bahwa suara seseorang relatif tetap, sementara nada bicara dapat menyesuaikan keadaan. Ini merupakan panduan untuk Mailchimp; bisnis lain perlu merumuskan karakter dan kebutuhan komunikasinya sendiri.
Sebagai contoh ilustratif, brand yang biasanya lugas tetap dapat memakai bahasa yang lebih tenang saat menjawab keluhan. Karakter dasarnya tetap dikenali, sementara pilihan kata dan tingkat formalitas menyesuaikan kebutuhan percakapan.
Catat siapa yang akan membaca atau mendengar pesan, apa yang sedang mereka coba lakukan, dan informasi apa yang mereka perlukan. Bahasa untuk menjelaskan tagihan mungkin perlu lebih jelas dan terstruktur daripada caption kampanye yang bersifat ringan.
Tinjau pesan yang sudah ada: pertanyaan pelanggan, percakapan penjualan, ulasan, dan teks website. Cari istilah yang sering membingungkan, pertanyaan yang berulang, serta cara pelanggan menyebut produk atau masalahnya.
Gunakan temuan tersebut untuk menentukan kebutuhan komunikasi. Jangan menyimpulkan karakter audiens hanya dari asumsi internal; tandai hal yang belum diuji agar bisa ditinjau lewat masukan pelanggan.
Tentukan tiga atau empat kata yang menggambarkan karakter komunikasi. Kata seperti “ramah” dan “profesional” masih luas, jadi jelaskan seperti apa perilakunya dalam kalimat.
| Sifat Makna dalam tulisan Hindari |
| Jelas | Menyebut inti informasi lebih awal | Jargon yang tidak dijelaskan |
| Hangat | Menyapa dengan sopan dan wajar | Terlalu akrab tanpa konteks |
| Praktis | Memberi langkah yang dapat dilakukan | Janji besar tanpa arahan |
Tabel ini hanya contoh kerja. Pilih sifat yang sesuai dengan produk, layanan, dan hubungan yang ingin dibangun bersama pelanggan.
Brand voice perlu mendukung posisi dan manfaat yang sudah dipilih. Jika bisnis ingin dikenal karena pendampingan yang teliti, pesan dapat menjelaskan langkah kerja dan memberi konteks. Jika produk dirancang untuk penggunaan cepat, tulisan dapat mengutamakan instruksi singkat.
Periksa apakah suara yang diinginkan dapat dipenuhi oleh tim sehari-hari. Karakter yang terdengar meyakinkan di slogan bisa sulit dipercaya bila pengalaman layanan tidak mendukungnya.
Dokumentasikan aturan yang paling sering digunakan. Panduan awal dapat memuat:
Siap Membuat Marketing Jadi Sistem?
Satukan strategi, konten, website, SEO, ads, outreach, dashboard, dan AI automation dalam satu alur kerja yang lebih terukur.
Mailchimp juga menekankan kejelasan, bahasa yang mudah dipahami, dan penyesuaian tone menurut konteks dalam Content Style Guide. Ambil prinsip yang berguna, lalu tulis aturan menggunakan contoh dari bisnis sendiri.
Aturan abstrak lebih mudah diterapkan jika disertai contoh. Buat versi sebelum dan sesudah untuk konteks yang sering ditemui, misalnya memperkenalkan produk, menjawab pertanyaan harga, mengakui keterlambatan, atau menanggapi keluhan.
Contoh berikut bersifat ilustratif:
Contoh kedua menunjukkan tone yang lebih empatik, sementara bahasa tetap jelas dan tidak menjanjikan hasil yang belum pasti. Sesuaikan dengan prosedur layanan bisnis sebelum memakainya.
Buat peta situasi yang menjelaskan perubahan tone. Beberapa keadaan yang umum antara lain:
Tone tidak berarti setiap kanal harus memakai kata-kata yang sama. Situs web, media sosial, email, dan layanan pelanggan memiliki kebutuhan berbeda, tetapi pilihan istilah dan karakter dasarnya perlu terasa selaras.
Minta beberapa anggota tim menulis pesan yang sama menggunakan panduan tersebut. Bandingkan hasilnya: apakah informasi pokok muncul, apakah karakter terasa konsisten, dan apakah ada aturan yang menimbulkan tafsir berbeda?
Simpan panduan di tempat yang mudah ditemukan. Tunjuk penanggung jawab untuk menerima usulan, memeriksa perubahan, dan memperbarui contoh. Tinjau kembali ketika produk, audiens, atau cara layanan berubah.
Image brief: Tampilkan tim konten menyusun panduan brand voice dengan kartu karakter, contoh kalimat untuk promosi dan layanan pelanggan, serta catatan istilah yang dipakai. Gunakan identitas brand fiktif dan hindari klaim hasil atau data klien.
Alt text: Tim konten menyusun panduan brand voice dengan contoh bahasa untuk promosi dan layanan pelanggan.
Contoh brand voice dapat berupa lugas, hangat, dan praktis, disertai penjelasan bagaimana sifat tersebut terlihat dalam pilihan kata dan susunan pesan. Daftar sifat saja belum cukup tanpa contoh penerapan.
Karakter dasar sebaiknya konsisten, sementara tone dan panjang pesan dapat menyesuaikan kanal serta situasi. Balasan keluhan, misalnya, mungkin memerlukan bahasa lebih tenang daripada konten kampanye.
Setiap orang yang menulis atau berbicara atas nama brand dapat menggunakannya, termasuk tim pemasaran, penjualan, layanan pelanggan, dan mitra eksternal yang membuat materi komunikasi.
Tinjau contoh komunikasi lintas kanal dengan panduan yang sama. Periksa istilah, karakter, dan kejelasan informasi; kumpulkan juga masukan tim dan pertanyaan pelanggan untuk menemukan bagian yang perlu diperbaiki.
Brand voice yang konsisten dimulai dari pemahaman audiens, karakter yang spesifik, dan contoh bahasa yang dapat dipakai tim. Tetapkan karakter dasar, sesuaikan tone menurut konteks, lalu tinjau penerapannya melalui komunikasi sehari-hari.
Diskusikan strategi komunikasi brand Anda dengan Rekah Studio untuk menyusun panduan yang sesuai dengan audiens dan layanan bisnis.

Siap Membuat Marketing Jadi Sistem?
Satukan strategi, konten, website, SEO, ads, outreach, dashboard, dan AI automation dalam satu alur kerja yang lebih terukur.