Baberbol: membangun audiens 80K+ lewat konten sepak bola
Baberbol ingin tumbuh secara organik sekaligus membangun komunitas yang responsif dan membuka peluang kerja sama brand. Rekah membantu merapikan produksi, mengembangkan format konten, dan mengevaluasi distribusinya. Audiens Baberbol mencapai 80K+ tanpa biaya iklan.
Perangkat yang digunakan
Bagaimana membuat pembaca kembali?
Di tengah persaingan media sepak bola, menerbitkan berita saja belum cukup untuk membangun komunitas. Baberbol membutuhkan konten dengan ciri yang mudah dikenali, alasan bagi audiens untuk ikut berinteraksi, dan ritme publikasi yang bisa dijalankan setiap hari.
Kebutuhannya juga melampaui jumlah audiens. Baberbol ingin mengembangkan kanal yang menarik bagi brand dan sponsor. Untuk itu, produksi konten, distribusi, dan evaluasi performa perlu berjalan dalam alur yang saling mendukung.
Pekerjaan Rekah dimulai dari alur tersebut: bagaimana berita, analisis pertandingan, dan percakapan komunitas bisa menjadi materi yang terbit konsisten, kemudian dipelajari hasilnya.
Pekerjaan di balik pertumbuhan audiens
Merapikan ritme produksi harian
Rekah menyusun alur newsroom dan kalender konten untuk berita, analisis, materi hari pertandingan, serta meme. Tim merapikan proses persetujuan agar materi bisa mengikuti ritme percakapan sepak bola.
Tim memakai berita untuk mengikuti perkembangan sepak bola, lalu mengisi kalender dengan analisis dan meme yang mengajak audiens ikut merespons. Setiap format punya tempat dalam rencana publikasi harian.
Membuat format yang mudah dikenali dan digunakan kembali
Tim mengembangkan template untuk konten single, carousel, dan video pendek dengan tampilan khas Baberbol. Tim bisa memakai format yang sama saat menyiapkan topik berikutnya.
Dengan format yang konsisten, tim punya dasar visual untuk bekerja. Perhatian berikutnya bisa diarahkan ke pilihan topik, headline, dan cara menyampaikan cerita kepada penggemar sepak bola.
Mendistribusikan konten ke percakapan yang relevan
Rekah mengerjakan headline dan pembuka berbasis statistik untuk memperjelas daya tarik konten. Distribusi juga mencakup kolaborasi dengan akun serta komunitas niche, disertai cross-posting dari Instagram ke X/Twitter.
Pendekatan ini menempatkan distribusi sebagai bagian dari pekerjaan konten. Tim memikirkan materi yang akan diterbitkan sekaligus komunitas yang relevan untuk menjangkaunya.
Memakai evaluasi mingguan untuk memilih langkah berikutnya
Tim meninjau metrik setiap minggu untuk melihat format dan topik yang mendapat respons. Tim memperluas format yang bekerja dan menghentikan format yang lemah.
Dari evaluasi tersebut, tim juga menyiapkan kerangka campaign yang bisa digunakan untuk kebutuhan mitra. Pekerjaan bergerak dari publikasi harian menuju konten yang siap mendukung kerja sama brand.
Audiens tumbuh, peluang kerja sama ikut terbuka
Audiens Baberbol mencapai 80K+ secara organik, tanpa biaya iklan. Komunitasnya menjadi lebih erat dan responsif, dengan interaksi berupa like, komentar, serta share yang konsisten.
Baberbol juga memperoleh eksposur melalui kolaborasi dengan RCTI Sports, Achilles, Bali United, TikTok, dan mitra lainnya. Respons komunitas turut mendorong masuknya tawaran kerja sama brand dan kemitraan.
Apa yang ingin kamu bangun dari konten brandmu?
Ceritakan kondisi audiens dan kontenmu sekarang. Kita bahas prioritas pekerjaan, target yang relevan, dan cara mengevaluasi hasilnya.
Diskusikan strategi kontenmu